Sampow, Royke Yan Loudewyk
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rasio Early Warning System terhadap Solvabilitas dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi Sampow, Royke Yan Loudewyk; Saputro, Julianto Agung; Geraldina, Ira
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.6429

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio Early Warning System (EWS) yang meliputi likuiditas, profitabilitas, beban klaim, retensi sendiri, dan ukuran perusahaan terhadap solvabilitas yang diproksikan dengan Risk-Based Capital (RBC), dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Riset dilatarbelakangi lemahnya penerapan EWS, rendahnya kualitas tata kelola, serta meningkatnya kasus gagal bayar yang mengurangi kepercayaan publik pada industri asuransi di Indonesia. Data panel sebanyak 72 observasi dari 12 perusahaan asuransi terdaftar di BEI periode 2018–2023 dianalisis menggunakan Fixed Effect Model yang ditentukan melalui uji Chow dan Hausman. Validitas model diuji melalui uji asumsi klasik, sedangkan heteroskedastisitas diatasi dengan Feasible Generalized Least Squares (FGLS) menggunakan robust errors. Moderasi diuji dengan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solvabilitas dipengaruhi signifikan oleh likuiditas, retensi sendiri, dan ukuran perusahaan, sedangkan profitabilitas dan beban klaim tidak signifikan. Peran komite audit bersifat selektif: memperkuat pengaruh ukuran perusahaan, menekan dampak beban klaim, namun melemahkan pengaruh likuiditas. Secara teoretis, penelitian ini memperluas Signaling Theory dengan bukti bahwa tata kelola dapat memperkuat atau melemahkan sinyal keuangan. Secara praktis, hasil penelitian menekankan pentingnya manajemen kas, strategi retensi yang optimal, dan pengawasan komite audit yang efektif dalam menjaga permodalan serta memulihkan kepercayaan publik pada industri asuransi.