Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Di Desa Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais: Pengabdian Rambe, Maslin; Alda Dwinata; Ika Sari Handayani; Meliani Sari Siahaan; Sari, Wilda; Muhammad Usamah Hasani; Azizah Lubis, Jalilah; Lubis, Khatib; Simamora, Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5449

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais, dalam memproduksi pupuk bokashi sebagai alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dan ekonomis. Latar belakang kegiatan adalah tingginya ketergantungan petani pada pupuk kimia yang berisiko menurunkan kualitas tanah dan produktivitas pertanian jangka panjang, sementara pemahaman tentang teknologi pertanian organik seperti bokashi masih terbatas. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap utama: (1) Sosialisasi dan penyuluhan untuk memberikan pemahaman konseptual tentang bokashi, manfaatnya, dan dampak negatif pupuk kimia; (2) Demonstrasi dan praktik langsung pembuatan bokashi dengan memanfaatkan bahan lokal seperti kotoran ternak, sekam padi, dedak, EM4, dan molase; serta (3) Evaluasi melalui tanya jawab dan observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta. Petani berhasil mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan bokashi, dan evaluasi lanjutan membuktikan adopsi teknologi, di mana beberapa peserta telah mengaplikasikan bokashi pada tanaman komoditas seperti tomat, cabai, dan terong di lahan mereka. Kegiatan ini berhasil mentransfer keterampilan praktis, mendorong pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi biaya produksi dan limbah, serta menginisiasi peralihan menuju pertanian berkelanjutan. Disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam memberdayakan masyarakat, meningkatkan kemandirian pupuk, dan berpotensi menjaga kesuburan tanah jangka Panjang.