Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter siswa melalui praktik komunikasi pendidikan di SMA Labschool Cibubur, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan penguatan nilai-nilai budaya serta karakter bangsa. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana komunikasi pendidikan berfungsi sebagai sarana keteladanan dan internalisasi nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran maupun interaksi keseharian di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan pimpinan sekolah, guru, dan siswa, observasi kegiatan pembelajaran serta aktivitas kesiswaan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pendidikan yang diterapkan guru di SMA Labschool Cibubur bersifat efektif, ekspresif, dan respektif, sehingga mampu membangun hubungan yang hangat, dialogis, dan bermakna antara guru dan siswa. Melalui keteladanan, bahasa yang santun, pemberian motivasi, serta penguatan nilai dalam berbagai aktivitas sekolah, guru berperan penting dalam menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, religiusitas, kepedulian sosial, serta sikap menghargai budaya dan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi. Saran dalam penelitian ini adalah agar penelitian selanjutnya mengembangkan kajian komunikasi pendidikan dan pembentukan karakter melalui pendekatan komparatif antar Labschool di berbagai daerah serta menggunakan metode kuantitatif yang dilengkapi survei dan observasi jangka panjang, serta memperluas subjek penelitian pada jenjang pendidikan yang lebih awal (SD dan SMP) guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan berkelanjutan tentang proses pembentukan karakter sejak dini.Kata Kunci: Komunikasi Pendidikan, Peran Guru, Pembentukan Karakter.