Huda, Fathin Kamalia Zulfa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Huda, Fathin Kamalia Zulfa; Kiryanto
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.6559

Abstract

Kajian ini difokuskan pada penelaahan bagaimana profitabilitas, besaran perusahaan, serta komposisi komisaris independen berperan dalam memengaruhi praktik penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur subsektor barang konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 2021–2023. Dorongan dilakukannya riset ini berangkat dari kenyataan bahwa strategi penghindaran pajak masih marak terjadi di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Dari 44 perusahaan yang sesuai kriteria, terkumpul 132 observasi firm-year. Data penelitian bersumber dari laporan keuangan serta laporan tahunan yang tersedia di BEI. Variabel independen mencakup profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), ukuran perusahaan dengan indikator logaritma natural total aset, serta keberadaan komisaris independen yang dilihat dari proporsi dalam struktur dewan. Variabel dependen berupa penghindaran pajak diukur dengan Cash Effective Tax Rate (CETR). Pengolahan data dilakukan melalui analisis regresi linier berganda dengan perangkat SPSS, setelah sebelumnya model diuji kelayakannya melalui uji asumsi klasik. Hasil estimasi memperlihatkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, ukuran perusahaan dan proporsi komisaris independen tidak memberikan pengaruh yang berarti. Namun, ketika dianalisis secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti bersama-sama memengaruhi penghindaran pajak. Secara substantif, temuan ini menegaskan bahwa perusahaan yang lebih menguntungkan cenderung patuh terhadap kewajiban pajaknya, sedangkan faktor skala perusahaan maupun proporsi komisaris independen belum mampu secara efektif menekan kecenderungan menghindari pajak. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi konseptual pada literatur akuntansi, sekaligus masukan praktis bagi regulator dan praktisi dalam memahami determinan kepatuhan pajak korporasi.