Firdaus, Roykhana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT PENGUNGKAPAN ESG DISCLOUSURE PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020–2024 Firdaus, Roykhana; Nawangsari, Ajeng Tita
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.7075

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan informasi terkait Environmental, Social, and Governance (ESG) selama periode 2020–2024. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis isi (content analysis) pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel terdiri dari enam perusahaan, yaitu Kalbe Farma, Kimia Farma, Indofarma, Pyridam Farma, Merck, dan Tempo Scan Pacific. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan ESG pada sektor farmasi tergolong tinggi dengan rata-rata mencapai 76%. Dari ketiga aspek, tata kelola merupakan indikator yang paling banyak diungkapkan, disusul aspek sosial, sementara aspek lingkungan masih menjadi yang paling minim. Secara keseluruhan, Merck dan Kalbe Farma mencatatkan tingkat pengungkapan tertinggi, sedangkan Pyridam Farma dan Tempo Scan Pacific berada pada posisi terendah. Temuan ini menegaskan bahwa pelaporan keberlanjutan di industri farmasi masih bersifat sukarela dan cenderung dipengaruhi oleh skala perusahaan serta perhatian terhadap reputasi.