This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Grabilia, Meinanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mikroorganisme Adaptif dalam Ekstrak dan Minuman Sebagai Sumber Senyawa Bioaktif: Review Artikel Grabilia, Meinanda; Prima, Sylvia Rizky
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56033

Abstract

Fermentasi merupakan proses bioteknologi yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sensori, keamanan, serta nilai fungsional pangan dan minuman. Perkembangan penelitian terbaru menunjukkan bahwa mikroorganisme adaptif seperti bakteri asam laktat, khamir, bakteri asam asetat, dan komunitas simbiotik pada kombucha mampu menghasilkan berbagai senyawa bioaktif melalui mekanisme respons terhadap tekanan lingkungan fermentasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran mikroorganisme adaptif dalam ekstrak tanaman dan minuman fermentasi sebagai sumber senyawa bioaktif berdasarkan 25 studi ilmiah periode 2019–2025. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan penelusuran pada database terindeks internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa adaptasi mikroba terhadap kondisi seperti pH rendah, tekanan osmotik, dan keterbatasan nutrien memicu perubahan jalur metabolisme yang menghasilkan metabolit sekunder bernilai biologis tinggi, antara lain polifenol terkonversi, asam organik, peptida bioaktif, eksopolisakarida, vitamin B, serta gamma-aminobutyric acid (GABA). Senyawa-senyawa tersebut terbukti memiliki aktivitas antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, imunomodulator, serta potensi probiotik. Selain itu, interaksi sinergis antar mikroorganisme dalam sistem fermentasi campuran, seperti pada kombucha dan kefir, turut memperkuat pembentukan bioaktivitas produk akhir. Penelitian ini menegaskan bahwa fermentasi tidak hanya berfungsi sebagai metode pengawetan tradisional, tetapi juga sebagai strategi inovatif dalam pengembangan pangan fungsional dan nutraseutikal berbasis mikroorganisme adaptif. Temuan ini memberikan landasan ilmiah bagi optimalisasi proses fermentasi untuk meningkatkan kualitas dan manfaat kesehatan produk berbasis ekstrak dan minuman fermentasi.