Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cita rasa dan harga terhadap keputusan pembelian makanan kuliner pada mahasiswa Univeristas HKBP Nommensen Medan. Pada penelitian ini mahasiswa cenderung memilih makanan yang memiliki cita rasa yang menarik dan harga yang terjangkau. Oleh karena itu perlu memperhatikan cita rasa dan harga makanan kuliner yang dijual karena cita rasa dan harga dapat mempengaruhi keputusan pembelian mahasiswa serta mempengaruhi daya jual makanan kuliner. pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh cita rasa terhadap keputusan pemeblian dan seberapa besar pengaruh harga terhadap keputusan pembelian serta untuk mengetahui seberapa besar cita rasa dan harga memengaruhi keputusan pembelian secara bersama-sama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada beberapa mahasiswa sebanyak 98 yang menjadi sampel penelitian. Teknik data analisis yang digunakan adalah uji instrumen, uji asusmsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cita rasa dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian makanan kuliner pada mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. hal ini ditunjukkan dengan hasil secara parsial (uji-t) dengan nilai thitung (X1) 3,851 lebih besar dari ttabel 1,98498 dengan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung (X2) 5,775 lebih besar dari ttabel 1,98498 dengan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05. secara simultan uji-F menunjukkan hasil cita rasa dan harga berpengaruh cecara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung 23,214 lebih besar dari Ftabel 3,09 dengan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan koefisen determinasi sebesar 0,328 sisanya 67,8 dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah: variabel cita rasa (X1) dan harga (X2) secara parsial (Uji-t) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 sehingga H1 dan H2 diterima dan H0 ditolak, artinya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian makanan kuliner pada mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Secara simultan (Uji-F) variabel cita rasa (X1) dan harga (X2) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 sehingga H3 diterima dan H0 ditolak, dengan nilai R square sebesar 0,328 artinya hubungan positif dan kuat dengan presentase 32,8% sisanya 67,2% mempengaruhi variabel lain di luar variabel dalam penelitian ini.