This study aims to analyze the application of deep learning approaches in Islamic Religious Education (IRE) and its impact on students' active engagement in cognitive, affective, and spiritual aspects. This study uses a qualitative approach with a phenomenological type conducted at SMAN 2 Bondowoso. The research subjects included IRE teachers and 11th grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model combined with the Braun and Clarke thematic analysis model. The results showed that the application of deep learning through the Problem-Based Learning strategy was able to significantly increase student active engagement, as indicated by increased participation in discussions, courage to express opinions, critical thinking skills, and reflection on Islamic values in daily life. This approach not only strengthened students' conceptual understanding but also encouraged a more meaningful internalization of spiritual values. These findings confirm that deep learning is an effective learning strategy for building holistic student engagement in Islamic Religious Education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta dampaknya terhadap keterlibatan aktif siswa pada aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi yang dilaksanakan di SMAN 2 Bondowoso. Subjek penelitian meliputi guru PAI dan siswa kelas XI yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang dipadukan dengan model analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning melalui strategi Problem Based Learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, kemampuan berpikir kritis serta refleksi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mendorong internalisasi nilai spiritual secara lebih bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun keterlibatan siswa secara holistik dalam pembelajaran PAI.