Film dokumenter semakin banyak dimanfaatkan sebagai media kampanye lingkungan karena kemampuannya menyampaikan pesan secara persuasif melalui kekuatan visual. Isu sampah menjadi salah satu tema yang relevan untuk dikomunikasikan melalui media guna meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat. Urgensi penelitian ini adalah membahas secara khusus peran sinematografi sebagai strategi komunikasi visual dalam kampanye isu sampah yang masih terbatas. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pilihan sinematografi dapat meningkatkan daya persuasi dan efektivitas pesan kampanye lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan unsur sinematografi dalam film dokumenter yang digunakan sebagai media kampanye lingkungan tentang sampah, serta menafsirkan makna visual yang dibangun melalui pilihan-pilihan sinematografi tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode analisis visual sinematografi. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap adegan dan pengambilan gambar, dokumentasi visual berupa tangkapan layar, serta pemetaan shot berdasarkan unsur sinematografi yang meliputi komposisi visual, sudut kamera, pergerakan kamera, dan ritme visual. Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif untuk mengungkap keterkaitan antara unsur visual dan pesan kampanye. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian sinematografi film dokumenter, serta kontribusi praktis bagi pembuat film atau media kampanye lingkungan dalam menerapkan strategi visual yang lebih komunikatif dan berdampak. Selain itu dihasilkan juga artikel publikasi yang diunggah pada jurnal nasional.