Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kecukupan gerak peserta didik kelas III pada materi senam lantai yang meliputi gerakan melompat, cium lutut, dan keseimbangan di SD Negeri 2 Banyuning. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III SD Negeri 2 Banyuning yang berjumlah 67 orang, sedangkan sampel penelitian sebanyak 28 peserta didik dari satu kelas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen Analisis Proporsi Fokus (APF) untuk mengukur dua indikator utama, yaitu proporsi alokasi waktu belajar gerak (Active Time Allotment) dan proporsi keterlibatan langsung peserta didik dalam aktivitas belajar gerak (Student’s Direct Engagement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase Active Time Allotment pada dua kali pertemuan mencapai rata-rata sebesar 76,15%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar waktu pembelajaran telah dimanfaatkan untuk aktivitas gerak peserta didik. Sementara itu, persentase Student’s Direct Engagement memperoleh rata-rata sebesar 58,74%, yang menunjukkan bahwa keterlibatan langsung peserta didik dalam aktivitas gerak masuk dalam kategori cukup. Kondisi ini dipengaruhi oleh pelaksanaan praktik secara bergiliran serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran. Berdasarkan kedua indikator tersebut, dapat disimpulkan bahwa profil kecukupan gerak peserta didik berada pada kategori cukup, namun masih diperlukan upaya peningkatan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran.