Tembakan tiga angka merupakan keterampilan krusial dalam bola basket modern yang semakin menentukan hasil pertandingan di semua level kompetisi. Penelitian ini mengkaji pengaruh independen dan interaktif sudut pelepasan bola serta kecepatan release terhadap persentase keberhasilan tembakan tiga angka. Menggunakan desain eksperimen within-subject repeated-measures, tiga puluh atlet bola basket putra (usia rata-rata 19,4 ± 1,8 tahun) melakukan percobaan tembakan tiga angka terstandar di bawah enam kondisi yang dibentuk dari kombinasi tiga sudut pelepasan (38°, 45°, 50°) dan dua rentang kecepatan release (rendah: 6,8–7,2 m/s; tinggi: 7,8–8,2 m/s). Sudut pelepasan diukur dengan videografi berkecepatan tinggi (Dartfish Pro, 120 fps) dan kecepatan release dengan radar Doppler yang dikalibrasi. ANAVA dua jalur repeated-measures mengungkapkan efek utama yang signifikan untuk sudut pelepasan (F(2,58) = 21,34, p < ,001, ?p² = ,42) dan kecepatan release (F(1,29) = 15,67, p < ,001, ?p² = ,35), serta interaksi yang signifikan (F(2,58) = 9,11, p = ,001, ?p² = ,24). Analisis post-hoc mengkonfirmasi bahwa kombinasi 45° dengan kecepatan release tinggi menghasilkan FG% tertinggi (67,2%), secara signifikan melampaui semua kondisi lain. Temuan ini memberikan panduan berbasis biomekanika bagi pelatih dalam menyempurnakan teknik tembakan tiga angka melalui intervensi umpan balik sudut dan kecepatan yang terarah.