Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media ICT TPACK terhadap hasil belajar PJOK materi tolak peluru pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain posttest only control group. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII dengan jumlah 136. Sampel dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 25 peserta didik dan kelas kontrol sebanyak 25 peserta didik, ditentukan melalui proses undian (random spin). Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media ICT TPACK, sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran secara langsung dari guru. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes kognitif dan penilaian psikomotor pada akhir perlakuan (posttest), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis yaitu nilai sig. 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen 85,04 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol 68,76. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media ICT TPACK berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PJOK materi tolak peluru. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru PJOK dalam pembelajaran materi tolak peluru untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan efektif.