Hosea, Helena Andriani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Role of Trust in Reducing Stress Levels Among Married Couples Hosea, Helena Andriani; Ng, Cheryl Alvira; Lee, Vivian; Marpaung, Winida; Putra, Achmad Irvan Dwi
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.14637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kepercayaan dan tingkat stres di antara pasangan suami istri. Penelitian ini melibatkan sampel 181 suami dan istri yang dipilih melalui purposive sampling di Kecamatan Titi Kuning, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian ini menggunakan skala kepercayaan dan skala tingkat stres, yang masing-masing terdiri dari 39 dan 40 item. Data dianalisis menggunakan metode Korelasi Pearson Product-Moment. Temuan menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan dan tingkat stres, dengan koefisien korelasi r = –0,603 dan nilai signifikansi p < 0,05. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah, dan sebaliknya, kepercayaan yang lebih rendah sesuai dengan tingkat stres yang lebih tinggi di antara pasangan suami istri di Kecamatan Titi Kuning. Koefisien determinasi (R² = 0,364) menunjukkan bahwa kepercayaan berkontribusi 36,4% terhadap tingkat stres, sedangkan 63,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Tingkat stres di kalangan istri cenderung lebih tinggi daripada suami, dengan 50,5% istri dan 47,8% suami dikategorikan memiliki tingkat stres sedang. Sementara itu, mayoritas pasangan menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi, dengan 76,7% suami dan 75,8% istri berada dalam kategori kepercayaan tinggi, sementara sisanya berada dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat stres dalam hubungan perkawinan dan berfungsi sebagai faktor psikologis penting yang mendukung keharmonisan perkawinan dan kesejahteraan emosional pasangan suami istri.