Ardianingsih, Neni Utami
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Informasi Privat dan Mitigasi Risiko Sosial pada Mahasiswa Kos Pelaku Perilaku Seksual Pranikah di Kota Madiun Ardianingsih, Neni Utami; Magdalena, Maria; Hasan, Fikri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v15i1.3989

Abstract

This study explores the privacy communication management of boarding house students in Madiun engaged in premarital sexual behavior through the lens of Communication Privacy Management (CPM). Using a qualitative case study approach, the research focuses on how these individuals manage information ownership, construct privacy boundaries, and navigate turbulence within interpersonal relationships. Data were gathered through in-depth interviews with three students and analyzed using CPM’s core pillars: privacy ownership, boundaries, rules, and turbulence. The findings reveal that students perceive their sexual behavior as highly sensitive private property under their absolute control as information owners. Disclosure is executed selectively, dictated by levels of interpersonal trust, relationship context, and potential social risks. Consequently, students establish situational and flexible privacy rules while designating specific confidants as "co-owners" of the information. When these rules are breached, leading to information leakage, informants experience privacy turbulence that triggers significant emotional responses. However, such turbulence does not invariably result in a total communication breakdown; instead, it prompts students to recalibrate their privacy boundaries and tighten future communication patterns. This research contributes to interpersonal communication studies by demonstrating the resilience of CPM theory in explaining the complex privacy dynamics of students facing intense social stigma and moral risks within a conservative environment.Penelitian ini mengeksplorasi manajemen komunikasi privasi mahasiswa kos di Madiun yang terlibat dalam perilaku seksual pranikah melalui perspektif Communication Privacy Management (CPM). Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, fokus penelitian diarahkan pada bagaimana individu mengelola kepemilikan informasi, mengonstruksi batasan privasi, serta menavigasi turbulensi dalam hubungan interpersonal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga mahasiswa dan dianalisis menggunakan pilar utama CPM: kepemilikan, batasan, aturan, dan turbulensi privasi. Temuan mengungkapkan bahwa mahasiswa memandang perilaku seksual mereka sebagai properti pribadi yang berada di bawah kendali penuh mereka sebagai pemilik informasi. Pengungkapan dilakukan secara selektif, yang ditentukan oleh tingkat kepercayaan interpersonal, konteks hubungan, dan potensi risiko sosial. Akibatnya, mahasiswa menetapkan aturan privasi yang situasional dan fleksibel sambil menunjuk orang kepercayaan tertentu sebagai "pemilik bersama" (co-owners) informasi tersebut. Ketika aturan ini dilanggar dan memicu kebocoran informasi, informan mengalami turbulensi privasi yang memicu respons emosional yang signifikan. Namun, turbulensi tersebut tidak selalu berujung pada pemutusan komunikasi total; sebaliknya, hal itu mendorong mahasiswa untuk melakukan rekalibrasi batasan privasi dan memperketat pola komunikasi di masa depan. Penelitian ini berkontribusi pada studi komunikasi interpersonal dengan menunjukkan ketahanan teori CPM dalam menjelaskan dinamika privasi kompleks mahasiswa yang menghadapi stigma sosial dan risiko moral di lingkungan konservatif.