Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memahami konsep dan menyelesaikan masalah melalui berbagai bentuk representasi seperti visual, simbolik, dan verbal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa masih tergolong rendah karena pengguanan model pembelajaran tidak mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic (VAK) berbantuan aplikasi Seesaw. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lhokseumawe pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan populasi seluruh siswa kelas VII. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner gaya belajar dan tes kemampuan representasi matematis berbentuk soal uraian. Analisis data menggunakan perhitungan skor N-Gain serta uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7564 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,4480 (kategori sedang). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model VAK berbantuan Seesaw lebih efektif meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.