This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Febiyanti, Wiwid Sulistyo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Inovasi Produk Pangan Lokal Berbasis Bayam dan Ikan Tengiri untuk Pencegahan Anemia Remaja di Kelurahan Panyuran Pitaloka, Dyah; Munir, Miftahul; Fauziansyah, Ahmad; Febiyanti, Wiwid Sulistyo
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20231

Abstract

Background: Anemia salah satu masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama pada kelompok remaja, dengan prevalensi mencapai sekitar 32%. Anemia pada remaja sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi, yang dapat memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan organ tubuh, serta kemampuan konsentrasi dan kognitif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan anemia melalui pendekatan edukatif yang bersifat lokal dan berbasis kearifan masyarakat. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan ibu berjumlah 25 yang memiliki anak remaja di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sasaran kegiatan adalah remaja putri dan ibu yang memiliki remaja putri. Pelatihan difokuskan pada inovasi camilan sehat berbahan dasar bayam dan ikan tengiri, berupa rolade dan baksogoreng, dengan berbahan dasar ikan tengiri dan bayam sebagai alternatif makanan yang dapat di trima oleh remaja untuk memenuhi asupan zat besi. Hasil: Hasil evaluasi pelatihan didapatkan ibu dapat mengaplikasikan inovasi makanan pencegahan anemia berbasis kearifan lokal dengan bayam dan ikan tenggiri yang dikonsumsi oleh remaja; berdasarkan survei awal sebagian besar remaja tidak menyukai ikan, namun setelah pelatihan mereka berminat mengonsumsi olahan tersebut. Sebanyak 83,3% ibu berhasil membuat inovasi pangan, minat remaja meningkat dari 35% menjadi 72,5%, dan rata-rata Hb naik 1,2 g/dL setelah 1 bulan konsumsi. Kesimpulan: Dari kegiatan tersebut didapatkan bahwa kemampuan ibu meningkat dalam memberikan makanan tambahan yang bergizi, banyak remaja yang mengkonsumsi makanan sehat berbasis zat besi.