Damayanti, Ade Irma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penurunan skala nyeri dismenore dengan pijat endorfhin pada mahasiswa Damayanti, Ade Irma; Noorbaya, Siti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i1.2732

Abstract

Background: Menstruation is a sign of maturation of the female reproductive system that occurs during puberty. One menstrual disorder frequently experienced by adolescents is dysmenorrhea, or catamenial pelvic pain, which can disrupt academic and daily activities. Non-pharmacological treatments, such as endorphin massage, can be an alternative to reduce pain without the side effects of medication. Purpose: To determine the effectiveness of endorphin massage in reducing dysmenorrhea pain in college students. Method: This was a quasi-experimental study using a non-equivalent control group approach. The sampling technique used was purposive sampling, with 24 participants divided into two groups: an intervention group (n=12) that received endorphin massage and a control group (n=12) that did not receive the intervention. Data analysis used a paired t-test to determine differences in pain levels. Results: There was a significant difference in dysmenorrhea pain levels after endorphin massage with a p-value of 0.000 (p < 0.05). The intervention group experienced a greater reduction in pain intensity than the control group. Conclusion: Endorphin massage is effective in reducing dysmenorrhea pain in female students. This intervention can be recommended as a safe and easy-to-implement non-pharmacological therapy to help reduce menstrual pain and reduce the use of analgesic medications.   Keywords: Dysmenorrhea Pain; Endorphin Massage; Students.   Pendahuluan: Menstruasi merupakan tanda kematangan sistem reproduksi perempuan yang terjadi pada masa pubertas. Salah satu gangguan menstruasi yang sering dialami remaja adalah dismenore atau nyeri haid (catamenial pelvic pain) yang dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kegiatan sehari-hari. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti pijat endorfin dapat menjadi alternatif untuk mengurangi nyeri tanpa menimbulkan efek samping obat. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas penurunan skala nyeri dismenore dengan pijat endorphin pada mahasiswa. Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah partisipan 24 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (n=12) yang diberikan pijat endorfin dan kelompok kontrol (n=12) tanpa intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat nyeri dismenore setelah pemberian pijat endorfin dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kelompok intervensi mengalami penurunan intensitas nyeri yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Simpulan: Pijat endorfin efektif dalam menurunkan nyeri dismenore pada mahasiswa. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri haid serta menekan penggunaan obat analgesik.   Kata Kunci: Mahasiswa; Nyeri Dismenore; Pijat Endorfhin.