Penelitian bertujuan untuk menganalisis kredibilitas influencer yang terdiri atas daya tarik (attractiveness), kejujuran (trustworthiness), dan keahlian (expertise) terhadap minat beli (purchase intention) konsumen produk Lafiye di platform TikTok. Penelitian didasarkan pada fenomena influencer marketing sebagai strategi promosi yang digunakan di media sosial, khususnya pengaruh minat beli dibidang fashion. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling, khususnya convenience sampling, yakni pemilihan sampel berdasarkan kemudahan peneliti dalam menjangkau responden yang memenuhi kriteria dalam penelitian. Kriteria responden dalam penelitian ini yaitu perempuan berusia 18-35 tahun yang mengikuti akun TikTok @sashfir, dan telah melakukan pembelian produk Lafiye setidaknya satu kali. Data diuji menggunakan analisis regresi linear berganda, uji F, uji T, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel attractiveness berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat beli, sementara truthworthiness berpengaruh positif dan signifikan. Variabel expertise menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga dimensi kredibilitas influencer berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Temuan ini menegaskan kepercayaan yang dimiliki influencer berpengaruh paling besar terhadap produk dibidang fashion. Penelitian memiliki keterbatasan sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas kepada seluruh konsumen produk Lafiye. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menerapkan teknik probability sampling atau melibatkan jumlah responden yang lebih besar guna hasil penelitian yang lebih komprehensif. Kata Kunci: attractiveness, trustworthiness, expertise, purchase intention