Efforts to strengthen critical thinking in 21st-century Islamic education are becoming increasingly urgent amidst low literacy, numeracy, and analytical skills among students. PISA 2022 data shows that Indonesia's scores in mathematics (366), reading (359), and science (383) remain below the OECD average. This situation emphasizes the need for a philosophical foundation capable of fundamentally building critical thinking. This study aims to examine the rationality of Al-Kindi's thought in the transmission of knowledge from Greece to the Islamic world and its relevance to strengthening critical thinking. The method used is a literature study with a qualitative approach and content analysis techniques on the work of Al-Falsafah al-Ula and related literature. The results show that Al-Kindi played a key role in liaising through translation, adapting concepts, and strengthening rational methods. This rationality is reflected in questioning activities, essential analysis, causal tracing, and rational evaluation as the basis for strengthening critical thinking. Upaya penguatan berpikir kritis dalam pendidikan Islam abad ke-21 menjadi semakin mendesak di tengah rendahnya kemampuan literasi, numerasi, dan analisis peserta didik. Data PISA 2022 menunjukkan skor Indonesia pada matematika (366), membaca (359), dan sains (383), masih berada di bawah rata-rata OECD. Kondisi ini menegaskan perlunya landasan filosofis yang mampu membangun pola pikir kritis secara mendasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji rasionalitas pemikiran Al-Kindi dalam transmisi ilmu dari Yunani ke dunia Islam serta relevansinya terhadap penguatan berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif dan teknik content analysis terhadap karya Al-Falsafah al-Ula dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Kindi berperan sebagai penghubung utama melalui penerjemahan, adaptasi konsep, dan penguatan metode rasional. Rasionalitas tersebut tercermin dalam aktivitas bertanya, analisis esensial, penelusuran sebab-akibat, dan evaluasi rasional sebagai dasar penguatan berpikir kritis. Kata Kunci : Al-Kindi; Berpikir Kritis; Pendidikan Islam Abad 21; Transmisi Ilmu.