ABSTRAK Sebanyak 235 juta orang di dunia hidup dengan asma. Negara dengan penghasilan rendah dan menengah ke bawah prevalensi kematian akibat asma mencapai lebih dari 80%. Asma merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Dengan manajemen asma yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup pada penderitanya. Asma adalah salah satu kondisi kronis yang paling umum terjadi dengan tingkat prevalensi tertinggi di kalangan masyarakat. Hal ini terkait dengan morbiditas yang signifikan, pemanfaatan layanan kesehatan dan hilangnya produktivitas . Meskipun ada kemajuan dalam terapi asma dan perluasan asuransi kesehatan ; lingkungan biologis, fisik dan psikososial masih dapat mempengaruhi aktivitas penyakit asma . Memahami faktor-faktor yang berpengaruh dalam lingkungan biologis, fisik, dan psikososial, penderita asma merupakan bagian integral dalam penanganan asma. Kata Kunci: Edukasi Asma, Pengaruh Lingkungan Penyakit Asma, Asma. ABSTRACT As many as 235 million people in the world live with asthma. In countries with low and lower middle income, the prevalence of deaths due to asthma reaches more than 80%. Asthma is an incurable disease, so far no cure has been found. With good asthma management, sufferers can improve the quality of life.Asthma is one of the most common chronic conditions with the highest prevalence rate among the population. It is associated with significant morbidity, healthcare utilization and loss of productivity . Despite advances in asthma therapy and expansion of health insurance ; the biological, physical and psychosocial environment can still influence asthma disease activity . Understanding the influencing factors in the biological, physical and psychosocial environment of asthma sufferers is an integral part of treating asthma. Keywords: Asthma Education, Environmental Influences on Asthma, Asthma.