Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi digital marketing serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat beli konsumen terhadap Kopi Manipi di Kabupaten Bulukumba. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pola pemasaran, termasuk pada sektor agribisnis lokal. Dalam konteks ini,Kopi Manipi sebagai produk kopi lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded, di mana pendekatan kuantitatif digunakan sebagai metode utama dan pendekatan kualitatif sebagai pendukung. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan konsumen Kopi Manipi, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas,uji reliabilitas, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing Kopi Manipi diterapkan melalui lima dimensi utama, yaitu konten, media sosial, interaksi, visualisasi, dan konsistensi branding. Secara simultan, seluruh variabel strategi digital marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Secara parsial, konsistensi branding dan media sosial terbukti berpengaruh signifikan, dengan konsistensi branding sebagai faktor yang paling dominan. Sementara itu, visualisasi menunjukkan pengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan variabel konten dan interaksi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap minat beli. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas strategi digital marketing dalam meningkatkan minat beli konsumen sangat ditentukan oleh konsistensi identitas merek dan pemanfaatan media digital yang tepat. Oleh itu, pelaku usaha disarankan untuk memperkuat branding yang konsisten serta mengoptimalkan strategi digital secara terintegrasi guna mendukung keberlanjutan dan pengembangan produk kopi lokal.