Nurleli
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERIAN MP-ASI PADA USIA 6 BULAN MELALUI PENYULUHAN DI POSYANDU SARROANGING DESA BONTORAPPO Aminullah; Nurleli; Esse Puji Pawenrusi; Nur Alfiana Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v3i2.383

Abstract

Latar belakang: Makanan Tambahan ASI (MP-ASI) adalah makanan yang mudah dicerna untuk bayi. MP-ASI yang diberikan harus memberikan nutrisi tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang sedang tumbuh. Meskipun ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, bayi yang berusia di atas 6 bulan membutuhkan lebih banyak vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat. Tujuan: Untuk mengetahui pemahaman terkait pemberian MP-ASI pada usia 6 bulan. Metode: Metode dari pengabdian masyarakat ini yaitu metode penyuluhan berupa pemaparan materi ceramah dan menggunakan kuesioner yang di berikan kepada ibu yang memiliki balita, sebanyak 15 orang dengan menggunakan Media lembaran kuesioner dan brosur Hasil: Edukasi terdapat tingkat pengetahuan ibu yang masih kurang sebanyak 9 orang (60%) sedangkan yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 4 orang (40 %). Maka penyuluhan tentang pemberian MP-ASI kepada ibu sangat penting dilakukan dan setelah dilakukan penyuluhan tersebut maka didapatkan hasil pengetahuan ibu yang masih kurang sebanyak 4 orang (26,7%) sedangkan ibu yang memiliki peningkatan pengetahuan yang baik sebanyak 11 orang (73,3%). Maka dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan yang didapat ibu setelah penyuluhan tentang pemberian MP- ASI. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat ini secara keseluruhan sangat efektif, sehingga diperoleh peningkatan pengetahuan sesudah dilakukan penyuluhan tentang pemberian MPASI pada bayi.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DI MA AL-KHAERAT DESA BIJI NANGKA KECAMATAN SINJAI BORONG Fitria Handayani; Nurleli; Renaldi M; Esse Puji Pawenrusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i2.597

Abstract

Latar belakang: Remaja putri rentan untuk mengalami anemia karena kebutuhan akan nutrisi terkait dengan percepatan pertumbuhan, kehilangan darah menstruasi, malnutrisi dan asupan zat besi yang buruk. Anemia menurut WHO terjadi pada anak bila kadar Haemoglobin dalam darah kurang dari normal (<12 gr/dl). Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri mengenai anemia Metode: Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan seluruh siswi MA Al-Khaerat sebagai populasi. Sampel diambil dengan cara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Pre dan Post test untuk menilai tingkat pengetahuan tentang anemia. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan disajikan dalam tabel. Hasil: Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan remaja putri setelah menerima intervensi. Pengetahuan Awal yang Rendah Pada tahap pre-test, skor rata-rata pengetahuan remaja putri menunjukkan bahwa pemahaman mereka mengenai anemia masih sangat rendah. Kesimpulan: Investasi dalam program edukasi kesehatan, khususnya mengenai anemia, pada kelompok remaja putri merupakan langkah krusial yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan individu dan masyarakat secara keseluruhan.