I Wayan Eka Santika
Politeknik Negeri Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Bali Pada Pendidikan Vokasi Pariwisata I Wayan Eka Santika
Widya Accarya Vol. 16 No. 2 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.2.1742.254-264

Abstract

Penguatan nilai-nilai kearifan Lokal bali sebagai wujud dalam menguatkan nilai karakter kebangsaan peserta didik sangat diperlukan terutama dalam menyeimbangkan hard skill dan sofft skill.  Melalui Pendidikan karakter yang tepat dengan mengitegrasikan nilai-nilai  kearifan lokal bali harapannya adalah mampu mendukung Green skill peserta didik. Green skills merupakan  pengetahuan, kemampuan, sikap, yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan keterampilan dan kompetensi yang berkelanjutan dengan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang sistem Pendidikan nasional No. 20 tahun 2003. Penguatan karakter sangat penting di tengah pengaruh globalisasi saat ini untuk mempertahankan nilai dan jati diri sebagai bangsa yang beradab. Pengutan karater bangsa bisa dilakukan dengan menamkan dan menekankan Kembali bagaimana penguatan aktualisasi nilai-nilai kearifan local dalam dunia Pendidikan khususnya pada pendidikan vokasi pariwisata.  Karena pendidikan vokasi pariwisata merupakan pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik yang profesional namun berkarakter lokal dengan penguasaan keahlian kepariwisataan yang siap menjadi aset penjaga industri kepariwisataan di Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan studi literatur  dalam usaha  memberikan gagasan tentang pentingnya pengitegrasian nilai-nilai kearifan local Bali pada pendidikan vokasi pariwisata dalam menguatkan karakter bangsa dalam konsep kepariwisataan bali yang berkelanjutan.
Analisis Prinsip Green Constitution Pada Awig-Awig dalam Pembentukan Civic Virtue dan Ecological Citizenship I Nengah Agus Tripayana; Fitriah Artina; I Wayan Eka Santika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4434

Abstract

Penelitian ini mengkaji awig-awig sebagai bentuk green konstitusi pada masyarakat adat Sasak dalam perspektif ecological citizenship. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya krisis lingkungan global yang menuntut penguatan prinsip perlindungan lingkungan dalam kerangka konstitusional, termasuk pada sistem hukum non-negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi awig-awig sebagai konstitusi hijau sebagai wujud civic virtue yang mengatur relasi manusia dan lingkungan serta perannya dalam membentuk ecological citizenship masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (Library Research) dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen awig-awig, artikel jurnal dan penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara tematik dengan berpijak pada teori green konstitution dan ecological citizenship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awig-awig memuat prinsip-prinsip konstitusional ekologis, kewajiban ekologis warga adat, serta mekanisme penegakan norma lingkungan yang bersifat restoratif. Awig-awig tidak hanya berfungsi sebagai hukum adat, tetapi juga sebagai konstitusi hijau yang hidup dan efektif dalam membentuk kesadaran kewargaan ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa awig-awig dapat diposisikan sebagai model green konstitusi berbasis kearifan lokal yang relevan bagi pengembangan kajian PPKn dan pendidikan kewarganegaraan ekologis.