Sri Indrahti
Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LAYANAN ARSIP STATIS DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH Fera Agustia Rahmawati; Sri Indrahti
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.046 KB) | DOI: 10.14710/jip.v6i1.271-280

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai evaluasi implementasi kebijakan layanan arsip tatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi implementasi kebijakan layanan arsip statis di BARPUSDA Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini adalah Penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model Miles dan Hubermen, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan layanan arsip statis di BARPUSDA Jateng sebagian besar sudah berjalan. Proses implementasi dilakukan dengan cara menyusun program kerja yang disesuaikan dengan PERKA ANRI lalu dijabarkan kedalam SOP layanan arsip statis.Tujuan penyelenggaraan layanan arsip statis sesuai dengan arah kebijakan ANRI, namun penerapan kebijakan belum semua terlaksana, yaitu pada layanan jasa transliterasi dan alih bahasa. Implementator layanan arsip statis berjumlah tujuh orang pegawai. Hasil evaluasi implementasi layanan arsip statis adalah sumber daya anggaran sudah tercukupi, sumber daya waktu sudah dimanfaatkan dengan maksimal, namun sumber daya manusia masih kurang, birokrasi sudah mendukung layanan arsip statis, tingkat pendidikan pegawai sudah proporsional, pengalaman kerja pegawai cukup matang, namun dari segi fasilitas layanan masih kurang. Komunikasi dengan pengguna sudah berjalan lancar namun komunikasi dengan ANRI belum berjalan lancar. Bentuk komunikasi lisan dan tulisan; jenis komunikasi individu dan kelomp; dan sosialisasi program kepada pengguna secara langsung maupun tidak langsung. Arsiparis sub bidang layanan sudah berkompeten, jujur, namun kurang disiplin, sehingga kinerja arsiparis kurang optimal. Lingkungan ekonomi dan sosial berpengaruh terhadap implementasi kebijkan sedangkan lingkungan politik tidak berpengaruh terhadap implementasi.
ANALISIS PEMANFAATAN ARSIP KOLONIAL SEBAGAI BAHAN RUJUKAN PENELITIAN SEJARAH Meuthia Aminy Nurrahmani; Sri Indrahti
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.96 KB) | DOI: 10.14710/jip.v6i1.431-440

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Pemanfaatan Arsip Kolonial sebagai Bahan Rujukan PenelitianSejarah di Arsip Nasional Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuibagaimana pemanfaatan arsip kolonial sebagai bahan rujukan penelitian sejarah. Penelitian inimenggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pemilihan informandalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakandalam penelitin ini adalah observasi dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa frekuensi penggunaan arsip kolonial dari setiappengguna berbeda-beda. Terlihat pula bahwa para pengguna terbagi menjadi tiga kategori, yaitumahasiswa, umum, dan Warga Negara Asing. Kemudian terlihat pula bahwa setiap pengguna melaluiproses yang sama dalam memesan arsip dan mengalami tingkat kesulitan yang berbeda. Solusi yangdigunakan oleh setiap pengguna pun berbeda-beda. Terlihat pula bahwa para penggunamenggunakan arsip kolonial karena arsip kolonial merupakan sumber primer. Selain itu, hasilpenelitian para pengguna adalah untuk skripsi, disertasi, artikel, dan buku.