p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proper Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI ACADEMIC ANXIETY PADA SISWA KELAS XII DI MAN 1 CIREBON Lusy Indriyani Putri; Bambang Setiawan; Rina Kurnia
Proper Journal Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Yayasan Karir Protean Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mengatasi academic anxiety pada siswa kelas XII di MAN 1 Cirebon. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan siswa yang mengalami kecemasan berlebihan dalam menghadapi situasi akademik, yang berdampak pada performa belajar dan kondisi mental. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai motivator, direktor, inisiator, fasilitator, mediator, dan evaluator dalam membantu siswa dengan konseling kelompok pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy terbukti efektif dalam mereduksi kecemasan akademik dan membantu siswa berpikir lebih rasional serta tenang dalam menghadapi tantangan akademik. Dukungan emosional dari guru BK juga menjadi faktor penting dalam perubahan positif siswa.
Hubungan antara Self-reliance dengan Loneliness pada Remaja Motherless di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon Rina Kurnia; Ade Hidayat; Vidia Nurjanah
Proper Journal Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Yayasan Karir Protean Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loneliness merupakan sebuah permasalahan psikologis yang dapat terjadi pada remaja motherless. Salah satu faktor yang dapat berperan dalam memengaruhi loneliness adalah self-reliance, yaitu kemandirian individu dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-reliance dengan loneliness pada remaja yang mengalami motherless di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Desain penelitian ini ialah survey cross- sectional. Sampel penelitian berjumlah 63 remaja yang mengalami motherless. Metode pemilihan sampel ini dengan menggunakan teknik sampling jenuh, artinya seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara self-reliance dengan loneliness pada remaja yang mengalami motherless. Korelasi yang ditemukan bersifat negatif, berarti semakin tinggi self- reliance maka akan semakin rendah loneliness yang dialami oleh remaja motherless. Penelitian ini memberikan implikasi bagi praktisi psikologi dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan pengembangan self-reliance pada remaja motherless guna membantu mengatasi loneliness. Selain itu, penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat berkontribusi terhadap loneliness