Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respons Sosial Masyarakat terhadap Lalu Lintas Mobil Kontainer di Jalan Hos Cokroaminoto Pakaya, Rahmat Prayoga; Tanipu, Funco
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran lalu lintas mobil kontainer di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Limba U 1, Kota Gorontalo, serta dampak dan respons sosial masyarakat terhadap fenomena tersebut. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam kepada warga dan aparat kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobil kontainer melintas hampir sepanjang hari, termasuk di luar jam operasional resmi, sehingga menimbulkan kemacetan, kerusakan jalan, kebisingan, dan risiko keselamatan bagi warga. Aktivitas kendaraan berat ini tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial dan mobilitas masyarakat, terutama bagi pedagang dan anak-anak yang beraktivitas di sekitar jalan. Respon sosial masyarakat muncul dalam bentuk keluhan lisan, penyampaian aspirasi kepada pihak kelurahan, serta aksi protes dan pemblokiran jalan sementara. Analisis menggunakan perspektif Interaksionisme Simbolik menunjukkan bahwa mobil kontainer dipahami masyarakat sebagai simbol gangguan dan ancaman terhadap kenyamanan, keselamatan, serta kualitas hidup. Interpretasi simbolik ini memicu respon kolektif yang menuntut pengaturan lalu lintas lebih tegas oleh pemerintah dan instansi terkait. Temuan penelitian menegaskan bahwa persoalan mobil kontainer bukan sekadar isu teknis transportasi, tetapi juga masalah sosial yang memengaruhi kesejahteraan dan interaksi masyarakat di wilayah tersebut. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya kebijakan yang memperhatikan aspek fisik dan simbolik, agar distribusi barang tetap lancar tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga.