Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Six Sigma dalam Mengurangi Cacat Produksi pada UMKM Tempe di Desa Randuagung Kabupaten Malang Pratiwi, Lilit Olivia; Roesdianto, Rony; Suyani, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7632

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada UMKM Tempe milik Pak Sholy yang bergerak di bidang produksi tempe, dengan permasalahan utama berupa tingginya tingkat cacat produksi serta belum adanya sistem pengukuran kualitas dan solusi perbaikan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab cacat produksi serta menganalisis penerapan metode Six Sigma dalam upaya mengurangi cacat dan meningkatkan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) serta didukung oleh pendekatan mix method yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis cacat utama, yaitu tempe kehitaman, tempe kotor, dan tempe tidak padat atau lembek. Dari total produksi sebanyak 7.140 unit selama 30 hari, ditemukan cacat sebanyak 636 unit. Analisis menunjukkan nilai rata-rata DPMO sebesar 29.523,81 dengan level sigma 3,39, yang mengindikasikan bahwa proses produksi masih berada pada tingkat kualitas menengah dan belum stabil sepenuhnya. Faktor penyebab utama cacat berasal dari aspek metode, lingkungan, dan peralatan produksi. Usulan perbaikan difokuskan pada pengendalian proses fermentasi dan pencucian melalui penentuan standar takaran ragi, penggunaan alat ukur suhu (termometer food grade), penyusunan prosedur kerja yang terstruktur, serta penerapan perawatan rutin peralatan. Pendekatan 5W+1H dan faktor 7M digunakan untuk memastikan implementasi perbaikan berjalan efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas produksi tempe