Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan, pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan suatu pekerjaan. Sumber daya manusia perlu dikelola secara profesional agar terwujud kesimbangan antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan kemampuan organisasi atau perusahaan Tujuan penelitian ini untuk: 1. Mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kegiatan pegawai. 2. Mengetahui satuan nilai dari tiap butir kegiatan oleh gaya kepemimpinan transformasional. 3. Mengidentifikasi target kualitatif dan target kuantitatif oleh gaya transformasional. 4. Menganalisis gaya kepemimpinan transfprmasional terhadap waktu kegiatan sesuai target kualitatif dan kuantitatif. 5. Menganalisis gaya kepemimpinan transformasional dalam merencanakan biaya sesuai target kualitatif, kuantitatif dan waktu.Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan yang berjumlah sebanyak 267 orang. Jumlah sampel menggunakan Teknik Slovin setelah dihitung diperoleh sampel sebanyak 62 responden. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Data yang terkumpul selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis korelasi dan regresi dengan bantuan perangkat lunak SPSS (Statistical Package for Social Science). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kegiatan pegawainnya diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,209 atau (20,9%). Hal ini menunjukkan bahwa prosentase sumbangan pengaruh variabel bebas yaitu kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kegiatan pegawainya pada Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan sebesar 20,9%. 2. Satuan nilai dari butir-butir kegiatan ditetapkan secara pasti oleh gaya kepemimpinan transformasional menunjukkan bahwa nilai capaian SKP pegawai pada Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini untuk keseluruhan sampel nilai capaian SKPnya masuk dalam kategori baik. 3. Gaya kepemimpinan transformasional mampu mengidentifikasi target kualitatif dan target kuantitatif karena kepemimpinan mampu mempengaruhi proses pencapaian tujuan organisasi, kemudian diberikan nilai kuantitatif sebagai ukuran dari besarnya setiap aspek. 4. Gaya kepemimpinan transformasional mengukur waktu kegiatan sesuai target kualitatif dan target kuantitatif yaitu perilaku pemimpin transformasional mampu bertindak sebagai panutan dan menanamkan kebanggaan, melampaui kepentingan untuk kebaikan kelompok, bertindak dengan membangun rasa hormat, berpenampilan meyakinkan, mempertimbangkan konsekuensi moral dan etis dalam mengambil keputusan. 5. Gaya kepemimpinan transformasional merencanakan biaya sesuai target kualitatif, kuantitatif dan waktu yaitu pemimpin mampu menampilkan dua fungsi penting, yaitu fungsi tugas dan fungsi pemeliharaan. Fungsi tugas berhubungan dengan segala sesuatu yang harus dilaksanakan untuk memilih dan mencapai tujuan-tujuan secara rasional, tugas-tugas tersebut antara lain menciptakan kegiatan, mencari informasi, memberi informasi, memberikan pendapat, menjelaskan, mengkoordinasikan, meringkaskan, menguji kelayakan, mengevaluasi, dan mendiagnosis. Fungsi pemeliharaan berhubungan dengan kepuasan emosi yang diperlukan untuk mengembangkan dan memelihara kelompok, masyarakat atau untuk keberadaan organisasi. Beberapa fungsi tersebut antara lain mendorong semangat, menetapkan standar, mengikuti, mengekspresikan perasaan, menciptakan keharmonisan, dan mengurangi ketegangan.