Latar Belakang: Kecepatan dan ketepatan life-saving intervention merupakan indikator kunci mutu pelayanan kegawatdaruratan, khususnya pada pasien true emergency. Keterlambatan atau ketidaktepatan tindakan dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas triase dan pengambilan keputusan klinis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah melalui penerapan algoritma Decision-Based Triage (DBT). Tujuan: menganalisis pengaruh penerapan algoritma DBT terhadap ketepatan dan kecepatan life-saving intervention pada pasien true emergency di IGD RSBK Columbia Asia Semarang. Metode: Penelitian Quasy Experimen dengan pendekatan kuantitatif one group pretest–posttest. Populasi seluruh perawat IGD RSBK Columbia Asia Semarang yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 32 responden, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi sebelum dan sesudah penerapan algoritma DBT. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian mendapatkan persetujuan etik dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang dengan nomor No. 255/KE/12/2025. Hasil: Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan ketepatan life-saving intervention setelah penerapan algoritma DBT, dengan nilai rata-rata meningkat dari 47,656 menjadi 82,813 (Δ mean = 35,157) dan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kecepatan life-saving intervention juga mengalami peningkatan, ditunjukkan dengan penurunan waktu rata-rata dari 11,803 menit menjadi 8,456 menit (Δ mean = 3,347) dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Penerapan algoritma Decision-Based Triage (DBT) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan dan kecepatan life-saving intervention di IGD. Algoritma DBT direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur triase kegawatdaruratan serta digunakan sebagai panduan klinis dalam pengambilan keputusan perawat di IGD. Kata kunci: Decision-Based Triage, life-saving intervention, true emergency, kecepatan, ketepatan, Instalasi Gawat Darurat.