Ramadhana Alya Nuur Afifah
Jurusan Kebidanan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PSIKOEDUKASI MELALUI PEMBERIAN PELATIHAN SELF ASSASMENT SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI PESISIR SUNGAI Darmayanti Wulandatika; Siti Fatimah; Mahfuzhah Deswita Puteri; Cahaya Indah Lestari; Ramadhana Alya Nuur Afifah; Nadila Azkiya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33195

Abstract

Abstrak: Kesehatan mulut yang buruk selama kehamilan dapat berbahaya bagi ibu dan bayi, termasuk masalah pencernaan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan masalah gizi lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu hamil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut serta memberdayakan kader sebagai penggerak edukasi di tingkat desa. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan praktik, serta penerapan teknologi edukasi. Pengabdian ini bermitra dengan bidan desa, kader, dan ibu hamil di Lokasi setempat dengan peserta sebanyak 10 orang ibu hamil dan 5 kader. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa implementasi psikoedukasi melalui pelatihan self-assessment mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam merawat kesehatan gigi dan mulut dengan hasil pengukuran pre–post, terdapat peningkatan skor pengetahuan dengan rata-rata sebesar 41,3 poin dan peningkatan keterampilan sebesar 42,28 poin. Pendekatan psikoedukasi yang mengintegrasikan self-assessment terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan kemampuan ibu hamil untuk secara mandiri menilai serta menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka selama kehamilan.Abstract: Lack of oral hygiene during pregnancy may prove dangerous for both the mother and the baby, including digestive problems, premature birth, low birth weight, and other nutritional issues. This project aims to enhance the understanding and skills of pregnant women in maintaining oral health and empower cadres as educational drivers at the community level. The stage of implementation includes socialization, practical training, and the application of educational technology. This service collaborates with village midwives, cadres, and pregnant women in the local area, with a total of 10 pregnant women and 5 cadres participating. Evaluation was conducted by distributing questionnaires before and after the activities were carried out. The results of this community service activity show that the implementation of psychoeducation through self-assessment training of strengthening of improving the knowledge and skills of pregnant women in maintaining oral and dental health. The pre-post measurement results indicate an increase in knowledge scores with an average of 41.3 points and an increase in skills by 42.28 points. The psychoeducational approach that integrates self-assessment has proven effective in building awareness and the ability of pregnant women to independently assess and maintain their oral and dental health during pregnancy.
PENINGKATAN LITERASI GIZI ANAK SEKOLAH MELALUI EDUKASI ISI PIRINGKU DENGAN MEDIA PUZZLE Darmayanti Wulandatika; Siti Fatimah; Siti Maria Ulfa; Nelly Mariati; Bardiati Ulfah; Yaolanda Rizqi Agustina; Ramadhana Alya Nuur Afifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37633

Abstract

Abstrak: Karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia jangka panjang dan kondisi kesehatan, masalah gizi di kalangan siswa sekolah dasar terus menjadi perhatian utama. Berdasarkan konsep Isi Piringku, rendahnya literasi gizi menyebabkan keterbatasan pemahaman anak terhadap komposisi makanan seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi siswa sekolah dasar melalui pengajaran Isi Piringku menggunakan media puzzle. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Jingah dan melibatkan 3 tenaga kesehatan yang terdiri dari 2 bidan dan 1 kader kesehatan sebagai mitra pendukung. Sasaran utama kegiatan adalah 16 siswa kelas VI sekolah dasar yang mengikuti edukasi gizi secara interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pra dan pasca. Hasil menunjukkan peningkatan persentase peserta dengan pengetahuan gizi baik dari 0% menjadi 25% serta penurunan pengetahuan kurang menjadi 19%. Selain itu, kemampuan siswa dalam merencanakan makanan seimbang menggunakan puzzle Isi Piringku juga meningkat. Media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada anak sekolah dasar.Abstract: Since they have an impact on long-term human resource quality and health condition, nutritional issues among elementary school students continue to be a major concern. Based on the My Plate concept, low nutrition literacy limits children’s understanding of balanced meal composition. This community service program aimed to improve elementary school students’ nutrition knowledge through My Plate education using puzzle media. The activity was conducted in collaboration with Sungai Jingah Public Health Center and involved 3 health workers, consisting of 2 midwives and 1 health cadre, as supporting partners. The primary target was 16 sixth-grade elementary school students who participated in interactive nutrition education. Evaluation was carried out using pre- and post-tests. The results showed an increase in participants with good nutrition knowledge from 0% to 25%, while those with poor knowledge decreased to 19%. In addition, students demonstrated improved ability to plan balanced meals using the My Plate puzzle. Puzzle-based nutrition education was effective in enhancing children’s understanding of balanced nutrition.