Cut Morina Zubainur
Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PARA NELAYAN BERBASIS EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN KELUARGA DI GAMPONG ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH Ibrahim Ibrahim; Almukarramah Almukarramah; Musliadi bin Usman; Saiful Basri; Cut Morina Zubainur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Wilayah pesisir di Kecamatan Syiah Kuala, khususnya gampong Alue Naga, kurang mendapat perhatian dalam upaya memperkuat kemampuan masyarakat desa, terutama masyarakat nelayan. Kurangnya pemberdayaan masyarakat desa menyebabkan pendapatan nelayan tetap rendah, yang kemudian memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, situasi yang sangat memprihatinkan. Kondisi ini lalu semakin memburuk karena situasi ekonomi yang semakin merosot saat ini. Masalah yang dihadapi masyarakat nelayan Alue Naga antara lain kemampuan sumber daya manusia dalam berwirausaha di bidang industri rumahan yang masih rendah, proses produksi usaha masih sederhana dan belum menerapkan cara manufaktur yang baik, kemasan produk masih kurang memadai, pengelolaan keuangan belum optimal, sistem pemasaran masih menggunakan cara tradisional, dan belum memanfaatkan teknologi informasi serta media sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas para wirausaha dalam mengelola usahanya, baik dalam proses produksi, pengelolaan uang, maupun sistem pemasaran. Hal ini dilakukan agar pendapatan masyarakat Alue Naga dapat meningkat.Kegiatan ini dilakukan dengan kerja sama dengan Baitul Mal Kota Banda Aceh serta kampus Universitas Serambi Mekkah yang berada di wilayah tersebut. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan cara memberikan pelatihan atau penyuluhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang dimulai dengan sosialisasi kepada para nelayan setempat. Pelaksanaan, proses produksi, pengelolaan keuangan, sistem pemasaran yang menggunakan teknologi informasi, bantuan dalam usaha, serta penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah para pelaku wirausaha di home industri mengalami peningkatan dalam kemampuan dan kreativitas mengelola usaha mereka. Mereka lebih termotivasi dalam berwirausaha, mampu mengelola proses produksi dengan baik, mengelola keuangan usaha secara lebih tepat, serta telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk secara efektif