Koperasi sekolah menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan akibat belum optimalnya penerapan sistem akuntansi yang sesuai standar, sehingga berdampak pada kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi sederhana berbasis SAK EMKM serta dampaknya terhadap pengambilan keputusan pada koperasi sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi sekolah masih menggunakan pencatatan manual sederhana yang terbatas pada laporan kas harian dan laba rugi, serta belum menerapkan SAK EMKM secara konsisten sehingga keputusan yang diambil cenderung subjektif. Selain itu, hambatan utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman akuntansi dan keterbatasan sumber daya profesional dalam pengelolaan keuangan koperasi sekolah School cooperatives face challenges in financial management due to the suboptimal implementation of standardized accounting systems, which consequently affects the quality of decision-making. This study aims to analyze the implementation of a simple accounting system based on SAK EMKM and its impact on decision-making in school cooperatives. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and literature review using triangulation techniques. The findings reveal that school cooperatives still rely on simple manual bookkeeping limited to daily cash records and income statements, and have not consistently implemented SAK EMKM, leading to predominantly subjective decision-making. Furthermore, the main obstacles identified include limited accounting knowledge and the lack of professional human resources in financial management.