Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Effectiveness of the Management of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of West Sulawesi Province for the Year 2020–2024: Analisis Efektivitas Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2020–2024 Rezky Ramadhani; Dirmansyah Darwin; Arif Rahman Hasdik
TSARWATICA (Islamic Economic, Accounting, and Management Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : STIESA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35310/tsarwatica.v7i2.1550

Abstract

This research analyzes the effectiveness of the management of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of West Sulawesi Province during the 2020–2024 period. Effectiveness is measured using the ratio of expenditure realization to budget allocation as the main indicator. The data used is secondary data from the Budget Realization Report and official regional government documents. The analysis results show that the APBD management was very effective in 2020, 2022, and 2023, with effectiveness ratios above 94%. The year 2021 became an anomaly with a low effectiveness rate (48.54%) due to the impact of the COVID-19 pandemic and the earthquake. The year 2024 shows a realistic fiscal projection with the potential for a surplus. These findings emphasize the importance of accurate budget planning, the readiness of SKPD (regional work units) for implementation, and fiscal risk mitigation. It is recommended to improve the quality of regional spending, optimize Local Revenue (PAD), and strengthen public transparency to support sustainable and accountable development in West Sulawesi.
Ketimpangan Fiskal dan Ekonomi: Kesenjangan Dalam Pembentukan IPM di Indonesia Dirmansyah Darwin; Ahmad fadhil Imran; Zulfadli yusuf
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.688

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh belanja publik di sektor kesehatan dan pendidikan, serta kinerja ekonomi daerah, terhadap pembangunan manusia di Indonesia, yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kontribusi sektor-sektor tersebut terhadap kualitas hidup dan kapabilitas manusia. Dengan menggunakan data panel provinsi selama periode 2015–2024, analisis regresi berganda diterapkan untuk menguji pengaruh belanja kesehatan, belanja pendidikan, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap IPM. Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan belanja pendidikan dan PDRB tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menyimpulkan bahwa peningkatan IPM di Indonesia lebih dipengaruhi oleh kebijakan belanja kesehatan yang efektif daripada pertumbuhan ekonomi atau belanja pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi pembangunan manusia di Indonesia perlu difokuskan pada alokasi belanja sosial yang tepat sasaran dan berbasis kinerja.