Artikel ini membahas perekayasaan sistem pencahayaan adaptif untuk mendukung proses fotobioreaksi mikroalga yang diintegrasikan dengan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem dikembangkan menggunakan pemodelan dan simulasi MATLAB Simulink untuk menganalisis dinamika intensitas pencahayaan terhadap efisiensi pertumbuhan mikroalga. Parameter sensor suhu dan intensitas cahaya digunakan sebagai input untuk mengatur respon LED adaptif secara real-time. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dan kualitatif serta pengumpulan data melalui observasi dalam mendapatkan solusi dalam monitoring kondisi fotobioreaksi. Sistem dirancang untuk merespons kondisi lingkungan secara real-time menggunakan sensor DHT22 untuk suhu dan kelembaban, serta sensor pH untuk kestabilan media kultur. Data dari sensor dikirimkan ke platform IoT melalui modul WiFi, memungkinkan pemantauan jarak jauh dan pengambilan keputusan berbasis data. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman logika kontrol adaptif, dan integrasi sistem menggunakan Arduino IDE. Hasil pengujian menunjukkan kemampuan sistem menjaga suhu dalam rentang 26–30°C dengan error 1,2% dan pH 6.8–7.2 dengan error 0,3%, dengan intensitas pencahayaan LED yang disesuaikan secara otomatis. Simulasi dilakukan dengan skenario perubahan suhu dan cahaya eksternal yang dinamis. Data dianalisis untuk menilai kinerja sistem dalam menyesuaikan intensitas pencahayaan serta efisiensi penggunaan energi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga pencahayaan dalam rentang optimal untuk mikroalga, dengan adaptasi responsif terhadap perubahan lingkungan dan terjadi efisiensi energi sebesar 28–30% dibandingkan pencahayaan konstan.