Ni Ketut Sri Astati Sukawati
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU STRUKTUR KOMPOSIT PADA GEDUNG DIATAS TANAH KERAS, SEDANG DAN LUNAK AKIBAT BEBANGEMPA I Wayan Giatmajaya; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; I Gede Oka Darmayasa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan struktur tahan gempa pada suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh jenis tanah pada suatu wilayah tertentu. Dalam SNI Gempa 1726-2012 terdapat berbagai jenis tanah yang dikalsifikasikan diantaranya batuan keras, batuan, tanah keras, tanah sedang, tanah lunak dan tanah khusus. Beban gempa pada setiap jenis tanah akan memiliki faktor desain seismik yang berbeda. Hal inilah yang akan menimbulakan besaran beban gempa yang berbeda yang dialami pada suatu struktur. Penggunaan jenis struktur komposit juga menjadi hal yang efesien baik dari pengerjaannya dilapangan maupun berat sendiri yang di pikul oleh struktur komposit dibandingkan dengan struktur beton bertulang jauh lebih ringan. Selain itu perilaku komposit pada suatu struktur komposit akan terjadi apabila potensi terjadinya slip antara kedua material dapat dicegah dengan menggunakan penghubung geser (Setiawan,2008). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku struktur komposit di atas tanah tanah keras, tanah sedang dan tanah lunak. Selanjutnya struktur komposit dimodelkan 3 dimensi menggunakan program SAP2000 yang kemudian dianalisa pada setiap jenis tanah keras, sedang dan lunak. Analisa pada struktur akibat beban gempa menggunakan metode gaya lateral ekivalen dan metode spektrum respon ragam. Hasil analisis menunjukkan struktur mengalami gaya-gaya yang berbeda dari jenis tanah keras, tanah sedang dan tanah lunak diantaranya struktur mengalami simpangan maksimum sebesar 79,57mm, 93,06mm, 113,65mm, simpangan antar tingkat sebesar 23,05mm, 26,96mm, 32,93mm, gaya geser dasar sebesar 182,58kN, 218,26kN, 264,56kN, serta gaya geser tingkat sebesar 63,7 kN, 74,48 kN, 91 kN. Dari ketiga kondisi tanah yang di dianalisa tersebut, struktur mengalami gaya-gaya yang paling besar adalah pada kondisi tanah lunak, kemudian diikuti dengan tanah sedang dan keras.
ANALISIS MINAT MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN MODATRANSPORTASI (STUDI KASUS : TAKSI ONLINE (GRAB) DANTAKSI KONVENSIONAL (BLUE BIRD)) Ni Ketut Sri Astati Sukawati; Cokorda Putra Wirasutama; Deajeng Intan Oktarianingtyas
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat beberapa jenis transportasi baik dalam bentuk kendaraan pribadi seperti mobil, sepeda motor serta angkutan umum baik angkutan online maupun offline.Transportasi online dan offline bersaing dalam menawarkan berbagai pelayanan dan promosi yang dapat menarik minat masyarakat dalam memilih moda transporasi manayang akan dipilih dalam melakukan aktifitas dari dan menuju Bandara. Berdasarkan uraian diatas, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis minat masyarakat terhadap pemilihan moda transportasi taksi online (Grab) dan taksi konvensional (Blue Bird) dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan analisa regresi logistik biner yang diolah melalui program SPSS 17.0. Penentuan pilihan moda transportasi dilakukan dengan survey kuisioner menggunakan media onine. Hasil penelitian dari 100 responden menentukan preferensi pemilihan moda terdapat 90 responden memilihtaksi online (Grab) dan 10 responden memilih taksi konvensional (Blue Bird). Berdasarkan hasil analisis diatas, moda transportasi yang lebih diminati masyarakat adalah moda transportasi online (Grab) dilihat dari beberapa aspek yang ditawarkan penyedia jasa online maupun konvensional, seperti tarif sebesar 49%, kemudahan mendapat moda sebesar 78% dan kualitas pelayanan sebesar 85%.