Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ALTERNATIF BANGUNAN BAMBUUNTUK MEWADAHI FUNGSI INDUSTRI KULINER I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangun adalah pekerjaan yang kompleks, dimana diperlukan perencanaan yang matang terlebih dahulu. Mulai dari analisa tapak, analisa fungsi, sampai analisa bangunan harus dikaji dengan matang agar bangunan nantinya bisa berfungsi secara optimal. Sanur adalah daerah yang mengembangkan industri pariwisata, oleh karena itu fasilitas pendukung seperti warung makan /restorant tentu saja sangat tepat untuk dikembangkan untuk mendukung industri pariwisata. Mendirikan warung makan masakan laut /seafood di area yang belum pasti arah perkembangannya tentu saja harus diperhitungkan terlebih dahulu untuk menanam modal dengan membangun permanen. Bangunan bambu adalah alternative yang tepat, karena biaya membangun yang relative murah dan bisa dibongkar pasang atau dipindahkan nantinya ketempat lain jika sudah tidak diperlukan, dan bangunan bambu sesuai dengan budaya bali. Kunci dari keberhasilan bangunan bambu adalah pemilihan bahannya. Bambu yang dipakai adalah bambu yang sudah cukup umur dan telah melalui proses pengawetan agar tahan lama. Untuk industri kuliner kebersihan adalah kebutuhan yang utama. Sehingga pemilihan ilalang sebagai penutup atap adalah dengan ilalang sintetis, karena mempunyai daya tahan yang kuat dan tidak rontok /berdebu seperti ilalang alami.