Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINERGITAS BUDAYA LOKAL DENGAN SMART TOURISMDALAM INDUSTRI PARIWISATA DI BALI Eka Diana Mahira
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Industri pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas dalam pembangunan nasional, karena menjadi penyumbang PDB, devisa dan lapangan kerja yang paling mudah serta murah. Salah satu program strategi pembangunan pariwisata adalah melalui digital tourism atau smart tourism dengan memanfaatkan kemaujan teknologi informasi dan komunikasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai jual pariwisatanya. Bali sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia tentunya perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk mewujudkan smart tourism tersebut. Mengacu pada fenomena smart tourism yang sekarang sedang berkembang pesat tersebut, maka dilakukan kajian yang membahas tentang konsep smart tourism, penerapan serta tantangannya di dalam konteks pariwisata Bali yang kental dengan wisata budayanya. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu pendekatan studi literature dengan menggali data dan informasi yang terkait dengan topik kajian untuk selanjutnya dapat ditarik kesimpulan dari beberapa data yang telah dianalisa. Hasil kajian ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa dalam konteks pariwisata Bali, Tri Hita Karana, yaitu harmonisasi hubungan parahyangan, pawongan dan palemahan, yang merupakan kearifan lokal budaya menjadi landasan dalam mewujudkan smart tourism. Pariwisata dalam hal ini dapat dikatakan smart tidak hanya didukung oleh teknologi maupun infrastruktur fisik saja namun benar-benar cerdas dalam segala aspek, baik spiritual, soial, budaya, ekonomi serta emosional masyarakatnya. Pembangunan pariwisata dengan stragetegi smart tourism justru ditekankan untuk mendorong penguatan elemen budaya itu bukan malah menggerus budaya Bali itu sendiri. Disinilah perlu adanya sinergi antara budaya, teknologi, bisnis, pemerintah dan masyarakat.
PERANCANGAN FASILITAS BELAJAR DAN BERMAINYANG ERGONOMIS BAGI ANAK-ANAK PAUD(Studi Kasus: PAUD Angsa, Gugus Mawar, Denpasar Utara) Eka Diana Mahira
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sejak dini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dimana nantinya dapat berguna bagi masa depan. Taman kanak-kanak sebagai lembaga pendidikan formal pertama merupakan program pendidikan untuk anak usia dini dengan konsep belajar sambil bermain. Taman kanak-kanak dirancang untuk meningkatkan perkembangan intelektual, sosial, emosional, bahasa, dan fisik. Faktor yang berperan dalam menunjang perkembangan anak disini adalah kualitas pengajar, program kegiatan pembelajaran, dan lingkungan fisik. Lingkungan fisik adalah ruang belajar anak beserta fasilitas belajar mengajar. Fasilitas ruang belajar yang baik dapat berperan penting sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal. Saat ini pada beberapa Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), masih dijumpai adanya fasilitas kelas maupun penunjangnya yang kurang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan standar fasilitas ruang belajar pada PAUD Angsa Denpasar, sehingga nantinya hasil yang diperoleh dapat dijadikan rekomendasi bagi para pelaku ataupun pengelola sekolah TK mengenai beberapa hal tentang fasilitas kelas maupun bermain yang ergonomis, sehingga anak-anak didik mereka merasa nyaman serta aman baik belajar maupun bermain diluar maupun di dalam kelas.