Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENATAAN RUANG PROVINSI DKI JAKARTA DITINJAU DARIASPEK KEAMANAN, KENYAMANAN, PRODUKTIF, DANBERKELANJUTAN Nindi Aliviana Mahmuda
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DKI Jakarta merupakan ibukota Negara Indonesia yang seharusnya menjadi contoh untuk kota – kota besar di Indonesia dilihat dari aspek – aspek yang menunjang untuk kenyamanan warga, dengan adanya penelitian ini sesuai dengan UU No.26 Tahun 2007 Pasal 3 penyelenggaraan pentaan tuang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dengan proses pengukuran dan pengambilan keputusan berdasarkan AHP (Analitic Hirarchy Process) dengan Expert Choice dan AHP (Analitic Hirarchy Process) dengan CDP (Criterium Decision Plus). Dalam penelitian ini, AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing faktor yang mempengaruhi tata ruang DKI Jakarta dengan struktur pemodelan. Kriteria ditetapkan ada tiga yaitu aspek ekonomi, aspek ekologi dan aspek sosial. Sedangkan subkriteria dapat dilihat pada masingmasing kriteria. Untuk alternatif ditetapkan ada tiga yaitu MRT (Mass Rapid Transit), pengendalian banjir dengan BKB (Banjir Kanal Barat) dan BKT (Banjir Kanal Timur), serta Eco-city. Berdasarkan analisis AHP, diketahui aspek yang paling mempengaruhi dalam tata ruang adalah aspek ekologi yaitu sebesar 0,540. Ini mengindikasikan bahwa aspek ekologi dianggap faktor paling penting untuk mewujudkan tata ruang yang berkelanjutan, disusul dengan aspek ekonomi dengan kenaikan pendapatan penduduk untuk pemerataan kesejahteraan dan yang ketiga adalah aspek sosial. Perencanaan tata kelola pemerintahan yang baik dalam hal ini good governance juga diperlukan untuk terciptanya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.