Koperasi memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. Perubahan lingkungan dampak digitalisasi industri, globalisasi, dan perilaku konsumen menuntut Koperasi perlu memiliki strategi bisnis yang mampu merespons perubahan ini agar tetap relevan dan berkelanjutan. Business Canvas Model (BCM) digunakan sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi elemen-elemen model bisnis koperasi, termasuk segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, arus pendapatan, sumber daya utama, aktivitas utama, mitra utama, dan struktur biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dan mengembangkan strategi bisnis Koperasi Homestay Lonek Jempol Berhad di Kampung Lonek, Batu Kikir, Bahau, Negeri Sembilan Malaysia dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Sampel data adalah laporan keuangan Koperasi Homestay Lonek tahun 2021-2022 yang dianalisis dengan metode deskriptif pemetaan elemen BMC dan hasil observasi Koperasi Homestay Lonek. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan dalam pendapatan Koperasi didukung peningkatan kontribusi sektor pelancongan. Pemetaan strategi koperasi berfokus pada nilai, seperti pengalaman budaya autentik, ekowisata, dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal. Hal tersebut mampu menarik segmen pelanggan yang relevan dan meningkatkan daya saing. Penerapan BMC memberikan kerangka kerja Koperasi Homestay Lonek agar mampu efektif merancang strategi bisnis koperasi berbasis komunitas, nilai unik, dan efisiensi operasional untuk mendukung keunggulan bersaing, keberlanjutan bisnis, dan kontribusi signifikan pada perekonomian.