Abdul Sakti sakti
Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu lingkungan Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KOMPOSISI VEGETASI DALAM MENYIMPAN KARBON DIOKSIDA (CO2) PADA HUTAN KOTA BARUGA: IMPLIKASI UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KENDARI: The Role of Vegetation Composition in Carbon Storage in Baruga Urban Forest: Implications for Climate Change Mitigation in Kendari Abdul Sakti sakti; Sahindomi Bana; Arniawati; La De Ahmaliun; La Gandri; Umar Ode Hasani; Alamsyah Flamin; Muhsimin; Izmu Mubarak
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.199

Abstract

Perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO₂), menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. Hutan kota berfungsi sebagai salah satu solusi mitigasi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon yang dapat mengurangi konsentrasi CO₂ di atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran komposisi vegetasi dalam penyimpanan karbon di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Metode penelitian menggunakan non destrutive sampling, penggunaan model allometrik pohon bercabang dan pohon tidak bercabang. Analisis simpanan karbon mengunakan nilai koefisian kaerbon 0,47%, serta simpanan emisi menggunakan perbandingan mol CO₂ dan C yang tersimpan Hasil penelitian menunjuhkan total simpanan karbon di Hutan Kota Baruga adalah 0,2167 ton/ha, dengan total simpanan CO₂ mencapai 0,4610 ton/ha. Famili Fabaceae menunjukkan simpanan karbon tertinggi, yaitu 0,0408 ton/ha, berkat kemampuannya dalam memperbaiki nitrogen tanah melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobium, yang mendukung pertumbuhannya yang cepat dan efisien dalam menyerap karbon. Sebaliknya, famili Myrtaceae dan Elaeocarpaceae memiliki simpanan karbon yang lebih rendah, masing-masing 0,0013 ton/ha dan 0,0027 ton/ha, yang menunjukkan keterbatasan dalam adaptasi terhadap kondisi lingkungan. Faktor abiotik seperti suhu, kelembapan, dan ketersediaan air turut memengaruhi kapasitas simpanan karbon. Hutan Kota Baruga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim, dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon, memperkuat kontribusinya terhadap pengurangan emisi CO₂, serta mendukung keseimbangan ekosistem perkotaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan mitigasi perubahan iklim di Kota Kendari.