Ira Yuliawati
UNIVERSITAS MAJALENGKA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kebijakan Pendidikan dalam Memperluas Mobilitas Sosial Masyarakat Melalui Penguatan Pemerataan dan Dukungan Pembelajaran Ira Yuliawati
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16872

Abstract

Indonesia menjadikan upaya perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas utama dalam mendorong mobilitas sosial di berbagai strata sosialekonomi. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana kebijakan pendidikan nasional terutama yang melibatkan pengembangan infrastruktur, ekspansi pembelajaran daring, dan dukungan finansial pendidikan berperan dalam menciptakan kesetaraan peluang belajar serta meningkatkan mobilitas sosial. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengintegrasikan tinjauan literatur dan analisis konten terhadap dokumen kebijakan mutakhir, laporan pemerintah, publikasi internasional, serta berita terkini mengenai pelaksanaan program pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah kesetaraan, seperti pembangunan sekolah di wilayah terpencil, penyaluran perangkat belajar digital, dan penyediaan bantuan keuangan melalui berbagai skema beasiswa, telah meningkatkan partisipasi pendidikan bagi kelompok marginal. Selain itu, program penguatan kompetensi tenaga pendidik dan peningkatan fasilitas belajar turut memperbaiki hasil pembelajaran serta mengurangi kesenjangan antarwilayah. Meskipun demikian, beberapa tantangan masih muncul, termasuk ketidakmerataan sarana pendidikan, keterbatasan infrastruktur digital, serta penerapan kebijakan yang belum merata di seluruh daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan memiliki potensi besar untuk mendorong mobilitas sosial apabila didukung oleh perencanaan inklusif, pemantauan berkala, dan intervensi khusus di wilayah tertinggal. Penguatan aspek-aspek ini penting untuk memastikan bahwa transformasi pendidikan benar-benar berkontribusi pada kesetaraan sosial-ekonomi dalam jangka panjang.