Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Potensi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica Fragrans) Untuk Kesehatan Saeful Amin; Muhammad Ilham Sulaeman; Meti Megawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.256

Abstract

Minyak Atsiri Biji Pala merupakan potensi dalam pengembangan bahan alam sebagai sumber obat. Berbagai aktivitas farmakologis yang telah terbukti secara ilmiah yaitu meliputi biji pala sebagai antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, analgesik dan berbagai aplikasi medis lainnya yang menjadikannya kandidat potensial dalam pengembangan obat modern. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor manfaat biji pala untuk kesehatan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif (Literatur Review). Hasil penelitian menunjukkan manfaat kesehatan pala antara lain digunakan sebagai obat pencahar, pereda nyeri perut dan kontraksi usus, nyeri kepala, diare, mual, muntah, demam, bau mulut, merangsang nafsu makan dan mengatasi perut kembung. Pala juga berguna sebagai stimulan dan anti inflamasi. Penelitian juga menunjukkan bahwa pala dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meredakan nyeri perut serta menghentikan diare dan (dalam dosis rendah) membantu mendetoksifikasi tubuh, dan merangsang otak. Dapat disimpulkan tanaman pala memiliki banyak kesehatan olehnya itu bisa diolah menjadi salah satu produk herbal yang mudah dijangkau masyarakat. Kata Kunci: Biji Pala, Kesehatan, Minyak AtsiriĀ 
Kemajuan dalam Pengembangan Senyawa Antiretroviral: Perspektif Kimia Medisinal Saeful Amin; Ansyirohanisa Ansyirohanisa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.258

Abstract

Human Immunodeficiency Virus-1/HIV-1 merupakan virus penyebab AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) yang masih menjadi tantangan besar dalam dunia medis, terutama karena resistensi terhadap obat antiretroviral yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi senyawa alami sebagai kandidat terapi alternatif menggunakan pendekatan in silico. Metode yang digunakan meliputi molecular docking untuk mengidentifikasi interaksi senyawa dengan target enzim HIV-1, seperti reverse transcriptase, protease, dan integrase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa alami, seperti polifenolat dari teh hijau (Camellia sinensis) dan turunan kuwanon-H dari murbei (Morus alba), memiliki potensi sebagai inhibitor HIV-1. Namun, keterbatasan farmakokinetik dan toksisitas menjadi kendala utama dalam pengembangannya. Oleh karena itu, validasi eksperimental lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas senyawa ini dalam aplikasi klinis.