Noor Aeni Zunia Syafitri
Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Minat Berusahatani Melalui Implementasi Smart Farming bagi Santri di Pesantren Perguruan Islam Ganra, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan Awaluddin Yunus; Suardi Bakri; Eka Lestari Ariyani; Nurul Umayyah Rahman; Noor Aeni Zunia Syafitri; Iis Yulia Ningsih
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2219

Abstract

Santri merupakan salah satu unsur pemuda di pedesaan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dan berkontribusi pada kehidupan masyarakat pedesaan utamanya sektor pertanian. Permasalahan sekarang adalah mindset pemuda terhadap sektor pertanian yang membuat mereka enggan terjun di sektor pertanian. Disisi lain sektor pertanian saat ini tekah mengalami perubahan dengan memanfaatkan teknologi seperti smart farming. Yayasan Pergurua Islam Ganra merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Islam swasta yang membina pondok pesantren memiliki potensi lahan dan sumberdaya manusia termasuk santri untuk dikembangkan menjadi pesantren mandiri pangan, khususnya kebutuhan akan sayuran. Oleh karena itu, Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan mitra Pondok Pesantren Perguruan Islam Ganra yang berada di Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng yang berjarak sekitar 177 km dari Universitas Islam Makassar di Makassar (UIM) Sulawesi Selatan. Perguruan Islam ganra (PIG) mendidik sebanyak 750 santri dan siswa. Pengabdian ini melibatkan 25 orang santri dan 5 orang Pembina santri dilaksanakan dengan tujuan memberikan motivasi, pengetahun dan keterampilan kepada Santri dan pembinanya. Metode pelaksanaan Pengabdian ini diawali dengan sosialisasi, selanjutnya pelatihan, implementasi teknologi dan pendampingan. Sosialisasi dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman pihak-pihak yang akan terlibat, santri dan pembina terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelaksanaan PKM selama enam bulan. Pelatihan diberikan kepada santri secara klasikal dan lapangan. Pelatihan klasikal memberikan materi teoritis terkait tanaman sayuran dan system Hydroponik yang merupakan salah satu model Smart farming. Pelatihan lapangan memberikan praktek langsung kepada santri untuk implementasi teknologi smart farming dalam hal ini usaha hydroponik. Dilaksanakannya PKM ini memberi manfaat bagi peningkatan motivasi, pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya tanaman berbasis smart farming dan harapannya santri selain dapat mensuplai sendiri kebutuhan sayurannya juga dapat menjadi unit usaha santri yang menghasilkan.