Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Alat Pembasmi Hama Padi Menggunakan Frekuensi Suara dan Kejut Listrik Berbasis PLTS di Desa Kampak Bangkalan Adi Kurniawan Saputro; Deni Tri Laksono; Fitri Damayanti Damayanti; Andre Nasrulah Andre; Muhammad Ilham Saputra Ilham; Ahmad Sururi Alfaruq Sururi; Abdillah Nuril Chusain Chusain; Nanda Farid Hibatullah Nanda
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2685

Abstract

Serangan hama tikus dan burung merupakan salah satu faktor utama penyebab penurunan produktivitas padi yang dapat mencapai kehilangan hasil hingga 20–50%, khususnya pada fase pembentukan malai. Kelompok Tani Jaya Mulya VII Desa Kampak masih mengandalkan metode pengendalian hama konvensional yang kurang efektif dan membutuhkan tenaga kerja intensif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pembasmi hama padi menggunakan frekuensi suara dan kejut listrik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi pengendalian hama yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap identifikasi masalah, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan dan pendampingan, instalasi di lahan sawah, serta evaluasi melalui kuesioner skala Likert terhadap 12 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu unit teknologi pembasmi hama berbasis suara ultrasonik 15–25 kHz dan pagar kejut listrik tegangan rendah dengan sumber energi PLTS berhasil dibangun dan dioperasikan secara optimal di lahan mitra. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa 91,67% peserta memperoleh nilai di atas 80% dengan tiga peserta mencapai nilai 100%, yang mengindikasikan tingkat pemahaman, keterampilan, dan penerimaan teknologi berada pada kategori baik hingga sangat baik. Penerapan teknologi ini terbukti mampu meningkatkan kesiapan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern serta berpotensi menekan intensitas serangan hama dan kehilangan hasil panen secara signifikan.