Literasi keuangan adalah keterampilan penting yang harus diajarkan sejak dini untuk menghadapi tantangan ekonomi global. Literasi yang baik membantu mengelola keuangan dengan efektif, meningkatkan kesejahteraan individu dan keluarga. Penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan adalah dasar untuk pengambilan keputusan finansial yang bijaksana. Organisasi kemahasiswaan memainkan peranan penting dalam pengembangan diri mahasiswa, termasuk dalam kepemimpinan, manajemen, dan keterampilan komunikasi. Namun, organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo menghadapi tantangan dalam manajemen dan pengelolaan keuangan, seperti kurangnya pemahaman tentang manajemen organisasi, tata kelola keuangan, public speaking dan kepemimpinan. Banyak organisasi pelajar di Indonesia juga mengalami masalah serupa, yang mengakibatkan rendahnya akuntabilitas dan profesionalisme. Penelitian ini fokus pada Organisasi IPM SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan hasil pretest serta posttest. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan , public speaking dan keterampilan kepemimpinan IPM SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo sebagai persiapan menghadapi tantangan masa depan. Dalam era yang semakin kompleks, kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan keuangan menjadi sangat penting, namun seringkali terabaikan dalam kurikulum pendidikan formal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota IPM. Program ini tidak hanya membekali anggota IPM dengan pengetahuan yang relevan, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan kesiapan mereka sebagai calon pemimpin yang bijak dalam mengelola keuangan. Diharapkan, program ini dapat terus diadakan secara berkelanjutan guna memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi perubahan global.