Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Peran Kelompok Wanita dan Kelompok Sadar Wisata dalam Mewujudkan Desa Biring Ere sebagai Desa Wisata Integratif Suardi Bakri; Ahmad Hanafie; Eka Lestari Aryanti; Mardiatul Jannah; Nurul Umayyah Rahman; Noor Aeni Zunia Syafitri; Nurul Qalbi Rasyidin; Muhammad Ilman; Aulia Arif; Aisyah Fadillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3004

Abstract

Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Desa Biring Ere berfokus pada pengembangan desa wisata integratif berbasis agroindustri dengan pengembangan usaha yang mendukung diantaranya budidaya tanaman, pengolahan dan pengelolaan obyek wisata. Penguatan kelompok pengelola wisata sehingga potensi wisata terkelola dengan baik selain penguatan kelompok mitra sehingga dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan ini mengacu kepada lima tahapan pengabdian, yaitu sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, evaluasi dan keberlanjutan. Sosialisasi dilakukan agar segenap warga masyarakat mengetahui program yang akan dilaksanakan dan ikut berpartisipasi, pelatihan dilakukan terhadap kelompok mitra ditambah dengan penguatan kelompok sadar wisata. Implementasi teknologi lebih diarahkan kepada teknologi budidaya, pengolahan hasil dan pemasaran yang mendukung wisata agro. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dari dua kampus pelaksana, yaitu Universitas Islam Makassar dan Institute Bisnis dan Teknologi Kalla. Hasil pelaksanaan pemberdayaan desa binaan ini menunjukkan bahwa produksi usahatani yang dilakukan oleh kelompok wanita tani meningkat dan beragam, demikian pula dengan kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga yang mengolah hasil pertanian, utamanya cabe menjadi bon cabe, produksinya meningkat dan jangkauan pemasaran lebih luas. Sedangkan untuk wisata yang mengandalkan potensi alam berupa batu payung, sungai dan goa terkelola dengan baik menuju wisata terintegrasi bebasis agroindustri.