Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Bagi Ibu Menyusui Melalui Media Digital Fela Putri Hariastuti; Andin Ajeng Rahmawati; Devi Endah Saraswati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3014

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan anak yang berperan besar dalam menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. Pemberian ASI yang optimal, khususnya ASI ekslusif selama enam bulan pertama kehidupan, terbukti berkontribusi terhadap penurunan risiko infeksi, peningkatan kecerdasan, serta pencegahan masalah gizi pada anak. Anak yang diberi ASI ekslusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Ketidakseimebangan pemenuhan gizi pada bayi akan berdampak buruk pada kualitas sumber daya manusia yang dapat dilihat dari terhambatnya tumbuh kembang bayi. Permasalahan tentang menyusui diakibatkan dari kurangnya pemahaman dan pengetahuan ibu tentang pemberian ASI. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan pada ibu menyusui sebanyak 6 kali dalam 6 minggu. Jumlah sasaran yang didampingi sebanyak 6 ibu menyusui. Pendidikan kesehatan yang diberikan kepada ibu menyesuaikan dengan permasalahan yang sedang dialami ibu selama dilakukan pendampingan ini. Hasil pengabdian masyarakat adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu menyusui setelah dilakukan pendampingan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui media digital dengan adanya perbandingan nilai pretest dan posttest. Pendidikan kesehatan melalui media digital memiliki keunggulan dapat diakses tanpa batasna ruang dan waktu, serta sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Pengaplikasian media digital dalam program Pendidikan kesehatan ini sangat diperlukan untuk mencapai mesyarakat yang lebih sehat dan berpengetahuan.