Syamzan Syukur
Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksistensi dan Nilai Budaya Islam dalam Tradisi Appasitulunggang pada Petani Jagung di Bungung Lompoa: Studi Kasus di Desa Bontonompo, Jeneponta Ayu Nuraeni Sunggu; Juwika Afrita; Syamzan Syukur; Muhammad Arif
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi dan nilai budaya Islam dalam tradisi Appasitulungang (gotong royong) pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa, Desa Bontonompo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah, antropologi, dan sosiologi agama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, photovoice, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, klasifikasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Appasitulungang masih eksis pada masyarakat petani jagung di Bungung Lompoa meskipun mengalami pergeseran akibat modernisasi; (2) Wujud budaya Appasitulungang tercermin dalam tujuh tahapan bertani jagung, yaitu Annangkasi Koko (membersihkan kebun), A'nangkala Koko (membajak kebun), A'lamung Batara' (menanam jagung), Ammupu' Batara' (memupuk jagung), Angngompa Ruku' Batara' (menyemprot rumput), Angngalle Raung Batra' (mengambil daun jagung), dan Anyyappe Batara' (panen jagung); (3) Tradisi ini mengandung nilai-nilai Islam yang kuat, meliputi nilai kebersamaan, tolong-menolong, solidaritas sosial, dan ketaatan pada ajaran agama. Penelitian ini menegaskan pentingnya melestarikan Appasitulungang sebagai kearifan lokal berbasis nilai Islam yang relevan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat agraris