Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Change Leadership terhadap Employee Performance dengan Change Readiness sebagai variabel mediasi dan Digital Transformation sebagai variabel moderasi pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 286 responden yang merupakan karyawan BUMD di Kabupaten Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Change Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap Change Readiness. Namun, Change Leadership tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Employee Performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan perubahan belum mampu meningkatkan kinerja karyawan secara langsung tanpa adanya kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. Selanjutnya, Change Readiness terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance, serta berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara Change Leadership dan Employee Performance. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan karyawan dalam menerima dan menyesuaikan diri terhadap perubahan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja. Selain itu, Digital Transformation terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara Change Readiness dan Employee Performance, yang berarti penerapan transformasi digital dapat memperkuat dampak kesiapan perubahan terhadap kinerja karyawan. Nilai R-square sebesar 0,226 untuk Change Readiness dan 0,414 untuk Employee Performance menunjukkan kemampuan prediksi model berada pada kategori sedang hingga kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kesiapan perubahan dan dukungan transformasi digital dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan perubahan terhadap kinerja karyawan