Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN DURASI KERJA DAN MASA KERJA TERHADAP RESIKO PENYAKIT MUSKULOSKELETAL DISORDERS PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI KOTA MALANG Muchammad Sofiyulloh; Arys Hasta Baruna; Rakhmad Rosadi
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.27059

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang sering dialami oleh pekerja, termasuk pengemudi ojek online. Posisi tubuh yang statis, durasi kerja yang panjang, dan akumulasi masa kerja berpotensi meningkatkan risiko gangguan sistem muskuloskeletal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi kerja dan masa kerja terhadap risiko penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pengemudi ojek online di Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 98 orang pengemudi ojek online yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner durasi kerja, masa kerja, dan Nordic Body Map untuk mengidentifikasi tingkat risiko MSDs. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan software SPSS. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan risiko MSDs (p = 0,001), di mana masa kerja >5 tahun menunjukkan risiko lebih tinggi.  Kesimpulan: Masa kerja berperan signifikan terhadap peningkatan risiko gangguan muskuloskeletal, sedangkan durasi kerja harian tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Temuan ini menekankan pentingnya perhatian terhadap akumulasi beban kerja jangka panjang dalam upaya pencegahan MSDs pada pengemudi ojek online Kata kunci : MSDs, durasi kerja, masa kerja 
Penyuluhan Tekanan Darah Tinggi Pada Komunitas Posyandu Sahabat Masyarakat Dwi Karunia Putra Amin; Ninien Febriani; Arys Hasta Baruna
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i2.2543

Abstract

Tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik sebesar 90 mmHg atau lebih di atas nilai normal. Faktor risiko utama yang mempengaruhi hipertensi adalah usia, jenis kelamin, suku, faktor genetik, dan faktor lingkungan seperti obesitas, stres, asupan garam, merokok, dan konsumsi alkohol. Di Indonesia, menurut hasil Survei Kesehatan Masyarakat (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi hipertensi sebesar 34,1%. Pada Puskesmas Tumpang ditemukan banyak masyarakat dengan permasalahan tekanan darah tinggi. Dibutuhkan penyuluhan tentang tindakan pencegahan darah tinggi untuk mengubah pengetahuan dan perilaku masyarakat. Pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah tekanan darah tinggi dan mencegahnya. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini adalah penyuluhan. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan kesediaan masyarakat untuk mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Dalam konteks ini, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu masalah tekanan darah serta bagaimana cara mencegah dan mengobatinya. Dalam penyuluhan ini diharapkan ilmu tersebut dapat dikelola setiap saat di Posyandu untuk memahami dan mencegah penyakit darah tinggi. Pada penyuluhan ini masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan tentang permasalahan tekanan darah tinggi dan juga mencegahnya dibanding sebelum dilakukan penyuluhan
Edukasi Manajemen Osteoarthritis Knee pada Ibu-Ibu Petani Prancak, Pasongsongan, Sumenep, Madura Arys Hasta Baruna; Faiqatul Qari'ah
Health Care : Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v4i1.143

Abstract

This community service activity aimed to improve knowledge and awareness among female farmers in Prancak Village, Pasongsongan, Sumenep, regarding knee osteoarthritis (KOA) management through health education and simple stretching exercises. This topic was chosen due to the high incidence of knee pain among farmers performing repetitive and squatting tasks. The activity was conducted in one day with three stages: a pretest using the WOMAC questionnaire, education and stretching exercise practice, and a posttest. Results showed a decrease in WOMAC scores, indicating improvement in pain, stiffness, and knee function; mild category increased from 13% to 40%, while severe category decreased from 33% to 7%. The activity proved effective in reducing knee complaints and enhancing awareness of ergonomic working posture. This short-term program can serve as a sustainable model for community-based osteoarthritis education with support from local health workers and village authorities.
PENYULUHAN MC KENZIE CERVICAL EXERCISE UNTUK MENGURANGI NECK PAIN PADA PEGAWAI POLI KIA PUSKESMAS SINGOSARI: PREVENTION AND PHYSIOTHERAPY TREATMENT OF NECK PAIN IN EMPLOYEES IN THE KIA ROOM SINGOSARI PUBLIC HEALTH CENTER Febby Olani; Arys Hasta Baruna; Dina Mariyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 6 No 3 (2023): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v6i3.3179

Abstract

Mc Kenzie Neck Exercise merupakan latihan penguluran spine dan otot yang dilakukan sepanjang gerakan latihan dengan repetisi yang telah ditentukan. Penyuluhan dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pegawai di poli KIA puskesmas singosari terkait peran fisioterapi dalam mengobati nyeri leher, terutama penyebabnya, cara pencegahannya, serta cara melakukan latihan Mc kenzie cervical exercise untuk mengurangi nyeri leher. Pemaparan materi penyuluhan berupa definisi, penyebab, cara pencegahannya, serta macam-macam gerakan Mc kenzie neck exercise yang bisa dilakukan secara mendiri oleh para pegawai. Media promosi kesehatan yang digunakan berupa leaflet yang disertai dengan pemberian demostrasi gerakan-gerakan Mc kenzie cervical exercise. Penyuluhan berhasil dan bisa dimengerti oleh peserta, sehingga hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah materi diberikan, pengetahuan peserta meningkat dari 40% menjadi 100%. Kegiatan penyuluhan dapat memperluas pemahaman peserta tentang peran fisioterapi pada nyeri leher, serta latihan Mc Kenzie cervical exercise untuk mengurangi nyeri leher yang bisa dilakukan secara mandiri